Rabu, 07 Desember 2016

tugas kewirausahaan ke 3

Market Intelegence,Turbo Marketting,Mega Marketing

Apa yang dimaksud dengan kegiatan market intelligence?
Kegiatan market intelligence merupakan kegiatan yang lebih banyak dilakukan oleh tim terlatih untuk mendapatkan informasi, digunakan untuk menyelesaikan segala perkara yang berhubungan dengan rencana dan strategi pemasaran. Informasi itu dikumpulkan, diuji, dipecahkan, dijelaskan, dan ditafsirkan berhubungan dengan situasi dan kondisi pesaing, serta berusaha mengamankan rahasia-rahasia khusus yang berkaitan dengan perusahaan.
Kegiatan market Intelligence tentunya dilakukan oleh orang-orang terlatih yang bisa melakukan penyamaran, sehingga objek yang dimintai informasi tidak merasakan jika sedang disatroni seorang market intelligence. Seorang market intelligence juga mengetahui sumber-sumber informasi dan memanfaatkan segala hal sebagai sumber informasi. Sambungan telepon hingga tong sampah pun bisa dimanfaatkan sebagai sumber informasi dalam kegiatan ini. Kendala yang krusial adalah kebutuhan SDM dalam melakukan aktivitas ini—sebab memang tidak ada sekolah khusus soal ini, kendala biaya, prototype program market intelligence itu sendiri, dan adanya anggapan departemen ini seolah masih kurang penting dibanding dengan departemen sales dan marketing. Meskipun kenyataan sebenarnya, market intelligence adalah bagian dari sales dan marketing. Menurut saya kegiatan market intelligence bagi perusahaan  sangat penting, sebab tanpa market intelligence perusahaan seolah-olah memasarkan produk di dalam kegelapan. Sudah banyak perusahaan mengalami kegagalan dalam memasarkan produk-produk barunya hanya karena kurang banyak menggali, mengetahui, dan menyentuh bagian paling mendasar, yaitu informasi tren produk dan perilaku konsumen, juga kegiatan yang dilakukan oleh para pesaingnya.

     Turbo marketing
Konsep turbo marketing ini diperkenalkan oleh Philip kotler lewat artikelnya dalam The journal of business strategy, bulan September / oktober 1991 dengan judul “turbo marketing through compression”. Konsep turbo marketing ini merupakan perkembangan terakhir dari gejala pemasaran yang menghendaki layanan tercepat buat konsumen. Kecepatan layanan merupakan tuntutan konsumen masa kini, sejalan dengan meningkatnya suasana globalisasi disegala bidang kehidupan dan dunia makin transparan, tidak ada lagi batas antara Negara-negara, waktu dari jam berjalan sangat cepat. Kecepatan merupakan kekhasan untuk zaman ini.Zaman ini adalah zaman serba cepat, maka dalam situasi ekonomi yang turbulen dan tak pasti sekalipun, butuh strategi, turbo marketing. Mengupas cara-cara memasarkan dan menanggapi keinginan pelanggan sehingga ia dekat dengan kita. Kecepatan merspons adalah kunci untuk menangguk hasil. Nilai-nilai turbo ini pantas diterapkan dalam kiprah apapun, termasuk dalam hidup dan bisnis. Apalagi di abad ini telah terlihat tanda-tanda yang mengarah ke strategi cepat. Menjadi keharusan bahwa lebih cepat daripada pesaing merupakan unsur penting dalam memproduksi, melayani, memasarkan, dan mengirim produk. Itulah Turbo Marketing.

 Mega marketing
  Konsep mega marketing muncul sebagai jawaban atas perkembangan situasi yg dihadapi. Konsep baru muncul karena konsep yg ada dirasakan kurang mampu dan kurang tepat untuk mengatasi dan menjawab tantangan yg timbul sebagai konsekuensi dari adanya perubahan. Selanjutnya adalah yg paling penting bagaimana penerapan agar bermanfaat penerapan yg dimaskud tentunya dikaitkan dengan situasi di Indonesia dewasa ini serta sejauh mana antisipasi terhadap perubahan menjelang abad 21. Mega marketing sebagai suatu konsep dikemukakan oleh Philip Kotler dari North Western University 14 Sept 1984. Selama ini para pemasar atau marketer biasanya hanya memperhatikan faktor3 ekonomis dan rasional dan mengabaikan untuk mempelajari masalah2 polotik dalam aktivitasnya karena secara logis seseorang yg mempelajari manajemen pemasaran tidak menganggap perlu mempelajarai ilmu politik padahal tidak sedikit keberhasilan/kegagalan pemasaran suatu periode sangat dipengaruhi oleh factor politik. Karena konsep pemasaran tradisionail terlalu terbatas pemanfaatannya. Dan terlihat sudah tidak dapat lagi diterapkan sebagai konsep yg tepat pada sebagian perusahaan dari berbagai industry.

tugas kwh minggu ke-4

PASAR SEMPURNA
pengertian dan ciri-cirinya. Pengertian pasar persaingan sempurna adalahsuatu pasar dimana terdapat kekuatan dari permintaan dapat penawaran yang dapat secara bebas bergerak. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar di mana penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga, sehingga harga di pasar benar-benar merupakan hasil kesepakatan dan interaksi antara penawaran dan permintaan.

Permintaan yang terbentuk mencerminkan keinginan konsumen, sementara penawaran mencerminkan keinginan produsen. Dalam pasar persaingan sempurna, penjual dan pembeli sama sekali tidak mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi harga pasar karena sudah ada ikatan batin bahwa antara penjual dan pembeli mengetahui struktur dan informasi yang ada di dalam pasar persaingan sempurna. 
Contoh Pasar Persaingan Sempurna 
Pasar makanan pokok yaitu beras yang berhubungan antara petani sebagai produsen dan pedagang sebagai pembeli. Dalam pasar beras jumlah penawaran (petani) banyak, mereka masing-masing menjual beras dalam jumlah yang relatif kecil dengan bentuk sangat sederhana, sehingga masing-masing petani tidak dapat mempengaruhi harga di pasar yang sudah terbentuk. Apabila petani tersebut menjual di bawah harga pasar, maka ia akan rugi, begitu pula sebaliknya bila ia menjual di atas harga pasar maka ia akan ditinggalkan oleh pembeli. 

Pengertian Pasar Persaingan Tidak Sempurna, Jenis dan Ciri-Cirinya|Pasar persaingan sempurna jarang kita temui. Yang seringkali kita jumpai adalah pasar persaingan tidak sempurna (imperfect competition market). Perusahaan-perusahaan besar menguasai kegiatan tertentu seperti memonopoli sarana pelayanan umum, misalnya distribusi pelayanan telepon yang dilakukan oleh PT, Telkom, atau penjualan barang-barang yang sama di pasar yang hanya dibedakan berdasarkan dari merek, kemasan, aroma, warna atau ukuran saja. Apakah yang dimaksud dengan pasar persaingan tidak sempurna itu ?. Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar di mana terdapat satu atau beberapa penjual yang menguasai pasar atau harga, serta satu beberapa pembeli yang menguasai pasar atau harga. 
Pengertian Harga Pasar dan Proses Terbentuknya








Pengertian Harga Pasar:
Harga pasar adalah harga kesepakatan antara pembeli dan penjual yang terbentuk dari hasil tawar menawar.
Adanya permintaan dan penawaran mendorong pembeli dan penjual melakukan proses tawar menawar untuk mendapatkan harga pasar.
Proses terbentuknya harga pasar:
bagaimana harga pasar terbentuk

Harga pasar terbentuk jika terjadi keseimbangan antara permintaan dan penawaran.
Perhatikan analisis berikut:
a. Pada harga Rp8.000,00 jumlah permintaan buah apel sebanyak 175kg sedangkan jumlah penawaran 75kg. Sehingga terjadi kelebihan permintaan sebanyak 100kg.
b. Pada harga Rp9.000 jumlah permintaan buah apel sebanyak 150kg sedangkan jumlah penawarannya 100kg. Sehingga terjadi kelebihan permintaan sebanyak 50kg.
c. Pada harga Rp10.000 jumlah permintaan buah apel sebanyak 125kg dan jumlah penawaran sebanyak 125kg. Jika digambarkan pada grafik, maka akan terbentuk titik perpotongan atau disebut equilibrium point.
d. Pada harga Rp11.000,00 jumlah permintaan buah apel sebanyak 100kg sedangkan jumlah penawaran 150kg. Sehingga terjadi kelebihan penawaran sebanyak 50kg.
e. Pada harga Rp12.000,00 jumlah permintaan buah apel sebanyak 75kg sedangkan jumlah penawaran 175kg. Sehingga terjadi kelebihan penawaran sebanyak 100kg.

Kesimpulannya, pada satuan harga Rp10.000 terjadi keseimbangan penawaran dengan permintaan, sehingga terbentuk harga pasar pada tingkat harga itu.

Sabtu, 05 November 2016

tugas kewirausahaan

TQM
Konsep Total Quality Management (TQM) dikembangkan pertama kali pada tahun 1950-an (setelah berakhirnya Perang Dunia II) oleh seorang ilmuwan AS bernama Dr. W. Edwards Deming, dalam rangka memperbaiki mutu dari produk dan pelayanan yang dihasilkan oleh industri-industri di Amerika Serikat. Dr. Deming adalah salah seorang ahli statistik terkenal di AS, pada saat itu konsep ini tidak begitu diperhatikan secara serius oleh bangsa Amerika sampai akhirnya Dr. Deming ditugaskan ke Jepang bersama sejumlah tenaga ahli AS lainnya. Para ahli tersebut dikirim oleh pemerintah AS dalam rangka membawa pengaruh barat ke Jepang. Di Jepang ia kemudian mengadakan diskusi-diskusi dan seminar-seminar tentang prinsip-prinsip efisiensi industri, dimana diskusi ini diikuti secara serius oleh 45 orang CEO dari perusahaan-perusahaan di Jepang. Dalam diskusi tersebut Dr. Deming mengemukakan 4 hal penting:
Sebuah organisasi bisnis harus mengetahui dan tanggap terhadap kebutuhan pelanggannya. Tanpa pelanggan, berarti tidak akan ada pesanan, dan tanpa pesanan berarti tidak akan ada pekerjaan.
Pentingnya melakukan survei terhadap kebutuhan-kebutuhan dan harapan pelanggan.
Pengelolaan Sumber Daya Manusia.
Menciptakan keinginan untuk melakukan perbaikan secara terus menerus.
Keempat hal yang dikemukakan oleh Dr. Deming tersebut sangat berpengaruh bagi bangsa Jepang yang kemudian mengadopsinya untuk menghidupkan kembali bisnis dan industri mereka yang hancur setelah perang. Pada akhirnya dengan konsep ini Jepang berhasil mendominasi pasar dunia pada tahun 1980-an sampai sekarang. Sehingga merepotkan sebagian besar industri manufaktur AS yang masih terlena dengan model manufaktur perakitan biasa, padahal model tersebut tidak cocok lagi digunakan dalam pasar ekonomi global modern.
TQM telah diciptakan untuk menggambarkan sebuah filsafat yang menjadikan mutu sebagai tenaga penggerak di belakang kepemimpinan, desain, perencanaan, dan inisiatif perbaikan. Untuk hal itu, TQM membutuhkan bantuan dari kedelapan elemen kunci di atas. Elemen-elemen ini selanjutnya dapat dikelompokkan lagi ke dalam empat bagian berdasarkan fungsinya dalam membentuk struktur bangunan TQM. Keempat bagian tersebut adalah:
I. Pondasi – mencakup: etika, integritas dan kepercayaan
II. Batu Bata – mencakup: pelatihan, kerja tim, dan kepemimpinan
III. Campuran Semen Pengikat – mencakup: komunikasi
IV. Atap – mencakup: Penghargaan
 PONDASI 
TQM dibangun di atas pondasi yang terdiri dari etika, integritas dan kepercayaan. Ketiga hal tersebut membantu perkembangan keterbukaan, keadilan dan ketulusan, serta menghargai keterlibatan semua individu. Etika, integritas dan kepercayaan merupakan kunci untuk membuka potensi pokok dari TQM. Ketiga elemen ini bergerak bersama-sama, namun demikian, setiap elemen menyumbangkan sesuatu yang berbeda dalam konsep TQM. 
1. Etika 
Etika adalah disiplin yang terkait dengan kebaikan dan keburukan dalam berbagai situasi. Ia merupakan dua sisi mata uang yang dilambangkan oleh etika organisasi dan etika individu. Etika organisasi membentuk sebuah kode etik bisnis yang menguraikan petunjuk bagi semua anggotanya dan harus melekat dalam pekerjaan sehari-hari mereka. Sedangkan etika individu mencakup kebenaran dan kesalahan perseorangan.

2. Integritas
 Integritas mencakup kejujuran, moral, nilai-nilai, keadilan, dan kesetiaan terhadap kebenaran dan keikhlasan. Karakteristiknya adalah bahwa apa yang diharapkan oleh pelanggan (internal/eksternal) dan apa yang memang layak untuk mereka terima. Lawan dari integritas adalah sikap bermuka dua (munafik), dan TQM tidak akan dapat bekerja dengan baik dalam suasana tersebut.
 3. Kepercayaan
Kepercayaan adalah produk dari integritas dan prilaku yang beretika. Tanpa kepercayaan, kerangka kerja dari TQM tidak dapat dibangun. Kepercayaan membantu perkembangan partisipasi penuh dari semua anggota organisasi. Ia memperkenankan aktifitas pemberian wewenang yang mendorong kebanggaan turut memiliki perusahaan dan juga komitmen. Ia memberi peluang dilakukannya pengambilan keputusan pada semua level dalam organisasi, mengembangkan penanganan resiko oleh tiap-tiap individu untuk perbaikan berkelanjutan dan membantu dalam menjamin bahwa ukuran-ukuran yang digunakan terpusat pada perbaikan proses dan tidak digunakan untuk melawan pendapat orang lain. Kepercayaan adalah sifat dasar untuk menjamin kepuasan pelanggan. Jadi, kepercayaan membangun lingkungan yang kooperatif (saling bekerjasama) sebagai dasar untuk TQM.
 BATU BATA
Dengan didasari oleh pondasi yang kuat dari etika, integritas, dan kepercayaan, selanjutnya batu bata untuk membangun dinding TQM bisa diletakkan diatasnya sampai pada dasar atap dari pengakuan atau penghargaan, dimana batu bata itu meliputi:
 4. Pelatihan (training)
Training sangat penting artinya bagi karyawan organisasi agar bisa menjadi lebih produktif. Disamping itu para Supervisor mesti bertanggungjawab dalam menerapkan TQM di departemennya, termasuk mengajarkan filsafat dasar dari TQM kepada semua bawahannya. Training yang biasanya dibutuhkan oleh para karyawan dalam mendukung penerapan TQM antara lain; kemampuan interpersonal, kecakapan bekerjasama dalam tim, penyelesaian masalah, pengambilan keputusan, analisa dan perbaikan kinerja pengelolaan pekerjaan, ekonomi bisnis, dan keterampilan teknis. Pada saat penciptaan dan pembentukan TQM, para karyawan hendaknya segera dilatih agar mereka dapat menjadi karyawan yang efektif bagi perusahaan.
 5. Kerjasama tim
Kerjasama tim juga merupakan sebuah elemen kunci dari TQM, yang menjadi alat bagi organisasi dalam mencapai kesuksesan. Dengan menggunakan tim kerja, organisasi akan dapat memperoleh penyelesaian yang cepat dan tepat terhadap semua masalah. Suatu tim biasanya juga memberikan perbaikan-perbaikan permanen dalam proses dan operasi-operasi. Dalam sebuah tim, orang-orang merasa lebih nyaman untuk mengajukan masalah-masalah yang terjadi dan dapat dengan segera memperoleh bantuan dari pekerja-pekerja lainnya berupa solusi-solusi yang akan digunakan untuk menanggulangi masalah-masalah yang dihadapi. Secara umum terdapat tiga jenis tim yang diadopsi oleh organisasi TQM:
a) Tim Perbaikan Mutu (Quality Improvement Teams atau QITs)
Jenis ini merupakan bentuk tim sementara yang dibentuk untuk menyelesaikan suatu masalah spesifik yang sering terjadi berulang-ulang. Tim ini biasanya dibentuk untuk periode tertentu antara 3 sampai 12 bulan.
b) Tim Penyelesaian Masalah (Problem Solving Teams atau PSTs)
Jenis ini juga merupakan bentuk tim sementara yang dibentuk untuk memecahkan masalah-masalah tertentu dan juga untuk mengidentifikasi dan mengatasi penyebab dari masalah-masalah tersebut. Umumnya tim ini dibentuk untuk masa kerja 1 minggu sampai 3 bulan.
c) Tim Kerja Biasa (Natural Work Teams atau NWTs)
Jenis ini terdiri dari sejumlah grup-grup kecil dari pekerja-pekerja terampil yang saling berbagi tugas dan tanggungjawab. Tim ini menggunakan konsep-konsep seperti keterlibatan semua karyawan, pengaturan mandiri dan lingkaran mutu (quality circles). Tim-tim ini biasanya bekerja untuk jangka waktu 1 sampai 2 jam per minggu.
6. Kepemimpinan
Kepemimpinan mungkin merupakan hal yang paling penting dalam TQM. Ia muncul pada semua tempat dalam organisasi. Kepemimpinan dalam TQM membutuhkan Manager-Manager yang dapat memberikan pandangan atau visi yang dapat memberikan ilham, membuat arahan strategis yang dapat dimengerti oleh semua orang dan menanamkan nilai-nilai sebagai pedoman bagi bawahannya. Agar TQM bisa berhasil diterapkan dalam organisasi, para Supervisor juga harus secara sungguh-sungguh memimpin bawahannya. Seorang Supervisor harus mengerti TQM, percaya akan kegunaannya dan kemudian menunjukkan kesungguhan dan kepercayaannya itu dalam mempraktekkan TQM setiap hari. Para Supervisor harus memastikan bahwa strategi, filsafat dasar, nilai-nilai dan sasaran-sasaran mutu telah disampaikan kepada bawahannya disepanjang organisasi untuk menghasilkan fokus, kejelasan dan arah dari TQM. Kunci terpenting adalah bahwa TQM harus diperkenalkan dan dipimpin oleh manajemen puncak. Komitmen dan keterlibatan personal dari manajemen puncak dibutuhkan dalam rangka penciptaan dan penyebaran nilai-nilai dan sasaran-sasaran mutu yang jelas dan bersesuaian dengan sasaran-sasaran dari perusahaan, serta penciptaan dan penyebaran sistem yang terdefinisi dengan baik, metoda-metoda dan pengukur kinerja untuk mengukur pencapaian sasaran-sasaran tersebut.
CAMPURAN SEMEN PENGIKAT
7. Komunikasi
Komunikasi akan mengikat segala sesuatu secara bersama-sama. Dimulai dari pondasi sampai ke atap dari suatu bangunan TQM, semua elemen diikat oleh campuran semen pengikat berupa komunikasi. Ia bertindak sebagai sebuah mata rantai penghubung antara semua elemen TQM. Komunikasi berarti sebuah pemahaman bersama terhadap satu atau sekelompok ide-ide antara pengirim dan penerima informasi. TQM yang sukses menuntut komunikasi dengan, dan/atau diantara, semua anggota organisasi, pemasok dan juga pelanggan. Para Supervisor harus memelihara keterbukaan dari arus komunikasi dimana seluruh karyawannya dapat mengirim dan menerima semua informasi tentang proses-proses TQM. Adalah suatu hal yang vital bahwa komunikasi harus dirangkai dengan penyampaian informasi yang benar bukan dengan informasi yang keliru. Supaya komunikasi bisa menjadi sesuatu yang dapat dipercaya maka pesan yang disampaikan harus jelas dan penerima informasi harus memiliki penafsiran yang sama dengan apa yang dimaksud pengirimnya. Berdasarkan arahnya, komunikasi dapat dibedakan atas:
a) Komunikasi ke bawah
Komunikasi jenis ini merupakan bentuk dominan dari komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi. Metoda presentasi dan diskusi biasanya didasarkan pada jenis komunikasi ini. Dengan cara ini pula para Supervisor dapat memberikan penjelasan yang baik tentang TQM kepada semua karyawannya.
b) Komunikasi ke atas
Melalui komunikasi jenis ini karyawan-karyawan dari level yang lebih rendah dapat memberikan saran-saran atau usulan-usulan kepada manajemen yang lebih tinggi tentang pengaruh dari TQM dalam pekerjaan mereka sehari-hari. Selama karyawan-karyawan tersebut memberikan kritik-kritik yang konstruktif dan mendalam, para Supervisor harus berusaha mendengarkan dengan cermat dan efektif untuk memperbaiki situasi yang muncul dari penerapan TQM. Komunikasi jenis ini akan membentuk sebuah tingkat kepercayaan yang baik antara para Supervisor dengan bawahan-bawahannya. Komunikasi jenis ini juga mirip dengan komunikasi pemberian wewenang, dimana para Supervisor tetap terbuka untuk menerima dan mendengarkan bawahan-bawahannya.
c) Komunikasi ke samping
Jenis komunikasi ini juga penting sebab ia sangat berguna untuk mematahkan penghalang antar departemen. Ia juga memudahkan urusan dengan pelanggan dan pemasok dalam cara yang lebih profesional.
 ATAP
8. Penghargaan
Penghargaan adalah elemen terakhir dari keseluruhan sistem TQM. Ia sebaiknya diberikan untuk saran-saran dan pencapaian-pencapaian yang memuaskan baik dihasilkan oleh suatu tim ataupun individu. Para karyawan akan didorong untuk berusaha keras memperoleh penghargaan untuk dirinya dan untuk timnya. Menemukan dan mengenal para kontributor dari saran-saran dan pencapaian-pencapaian yang baik tersebut merupakan tugas dari seorang Supervisor. Begitu para kontributor ini dihargai, mereka akan dapat mengalami perubahan yang sangat besar dalam hal penghargaan-diri, produktivitas, mutu dan jumlah karya, yang pada akhirnya mendorong seseorang untuk berusaha lebih giat dalam tugas sehari-harinya. Penghargaan datang dalam bentuk terbaiknya jika saran-saran tersebut diikuti oleh sebuah tindakan langsung untuk mencapai hasil yang baik oleh kontributor tersebut. Penghargaan dapat diberikan dalam cara, tempat dan waktu yang berbeda seperti,
a) Cara
Dapat dengan cara mengirimkan surat penghargaan dari manajemen puncak, atau dengan hadiah pesta makan, piagam, piala, dll.
b) Tempat
Pemajangan photo-photo karyawan yang berprestasi di ruangan departemennya, pada papan pengumuman kinerja perusahaan atau di ruangan manajemen puncak.
c) Waktu
Penghargaan dapat diberikan kapan saja, seperti dalam rapat (meeting), pesta penyerahan penghargaan tahunan, dsb.


Jumat, 04 November 2016

tugas kewirausahann BCG

Model BCG
 Apa itu Model BCG? Model BCG dikenal sebagai alat manajemen  portofolio yang digunakan dalam teori siklus  produk (product life cycle). Model BCG sering digunakan untuk memprioritaskan produk mana dalam bauran produk perusahaan yang mendapatkan lebih banyak dana dan perhatian.Model BCG didasarkan pada klasifikasi  produk (dan secara implisit juga unit bisnis  perusahaan) dalam empat kategori berdasarkan kombinasi dari pertumbuhan pasar (market  growth) dan pangsa pasar relatif (relative market share) terhadap pesaing terbesar (highest competitor). Kerangka kerja ini mengategorikan produk dalam portofolio sebuah perusahaan sebagai bintang, sapi perah, anjing, atau tanda tanya sesuai dengan tingkat pertumbuhan,  pangsa pasar, dan arus kas positif atau negatif. Dengan menggunakan arus kas positif,  perusahaan dapat memanfaatkan peluang pertumbuhan


 
+ Bintang (star), jika usaha di kategori tanda tanya berhasil, maka usaha tersebut akan menjadi kategori bintang. Kategori ini adalah pemimpin pasar yang berada dalam pasar yang tumbuh dengan cepat. Tapi bukan berarti akan memberikan arus kas positif bagi perusahaan, karena harus mengeluarkan banyak uang untuk memenangkan pasar dan antisipasi para pesaingnya
Produk – produk kami yang termasuk dalam kuadran bintang ini antara lain :
My broadband termasuk di dalam nya SPEEDY dan SPEEDY HOTSPOT
Produk – produk ini terus dikembangkan oleh perusahaan kami. Meskipun telah lama beredar tetapi kami terus melakukan inovasi. Produk ini mampu tersebar diseluruh area dan mampu mengambil pangsa pasar jaringan di Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari iklan mereka yang tinggi di televisi dan penawaran kualitas yang baik dengan harga yang terjangkau.

+ Sapi perah (cashcow), kategori ini terjadi bilamana pertumbuhan pasar tahunan menurun. Sang bintang bisa saja menjadi sapi perahan jika masih masih memiliki pangsa pasar relatif besar sehingga masih menghasilkan banyak kas. Biasanya perusahaan kategori ini digunakan untuk membiayai jenis usaha untuk kategori lainnya.
Produk – produk kami yang termasuk dalam kuadran CashCow ini antara lain :
My mobile termasuk di dalam nya adalah TELKOMSEL
Karena produk tersebut merupakan market leader, dilihat dari jumlah pangsa pasar TELKOMSEL di indonesia. Telkomsel merupakan penyedia layanan telekominukasiseluler pertama kali dan terbesar dengan berbagai layanan yang disediakan. Selama 17 tahun TELKOMSEL mengadakan pembaharuan dan peningkatan kualitas baik dari segi jaringan dan teknologinya.

+ Tanda tanya (asking), unit usaha yang bergerak dalam pasar dengan pertumbuhan tinggi, namun pangsa pasar relatif rendah. Pada bagian ini perusahaan harus bekerja keras untuk menentukan apakah akan tetap mempertahankan usaha ini.
Produk – produk kami yang termasuk dalam kuadran ini antara lain :
My TV termasuk di dalam nya adalah USETV dan YESTV
Telkom mempunyai perencanaan untuk memperkuat produk My TV ke dalam STARS (BCG Matrix) , YESTV mempertahankan pangsa pasar dengan tetap menetapkan tarif langganan yang jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan kompetitornya, seperti Indovision. USETV menjadi pelopor model TV Streaming. Dalam beberapa periode, Telkom merencanakan mengembangkan UseTV untuk ke depannya karena adanya perkembangan teknologi dari masa ke masa dan dimulainya era TV Streaming.

+ Anjing (dog), pada kategori ini perusahaan berada dalam pangsa pasar yang rendah dan pertumbuhan pasar yang lambat. Perusahaan bisa saja menghasilkan laba yang rendah atau bahkan mungkin mengalami kerugian.
produk – produk kami yang termasuk dalam kuadran dog ini antara lain :
My phone termasuk di dalam nya adalah SLI, SLJJ, Special service, inmarsat group, telkom global.
Layanan tersebut dahulu pernah terkenal dan menjadi star dalam bisnis telekomunikasi, akan tetapi karena persaingan tinggi yang disebabkan banyaknya pesaing baru yang sekarang muncul dengan merk, harga dan penggunaan teknologi yang semakin canggih ( semakin mudah meng-akses dengan banyak cara ), maka layanan tersebut sekarang jarang di gunakan. Layanan tersebut masih berjalan akan tetapi hanya terdapat pada tempat – tempat tertentu sepeti pada layanan fax. Dapat dilihat pula banyaknya wartel yang tutup dan beralih ke teknologi yang lebih canggih.
·  
     KESIMPULAN
Dari faktor-faktor yang digunakan dalam analisis BCG Matrix, kami melihat pemetaan yang telah dilakukan oleh PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. sesuai dengan pertimbangan yang telah dilakukan, yaitu dengan pertumbuhan pasar serta pangsa pasar. Dalam hal ini, PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk. tidak melakukan pemberhentian produk yang berada dalam posisi Dog tetapi lebih berkonsentrasi pada pengembangan dan inovasi produk yang dimiliki. Produk yang berada di posisi Dog , yaitu SLI,SLJJ tetap berpenghasilan tetapi tidak memberikan keuntungan yang maksimal. Dalam keadaan seperti ini, produk yang ada dipertahankan supaya tidak hilang dari pasar.

Sabtu, 22 Oktober 2016

Tugas KWU konsep AIDATS terhadap prodak penjualan

Konsep yang dilakukan oleh produusen terhadap prodak penjualan berdasarkan konsep AIDATS

Perhatian (Attention)
Pada tahap ini, penjual harus berusaha agar calon pembeli memperhatikan penawaran yang dilakukan calon penjual. Untuk mendapat perhatian dari calon pembeli, penjual harus memperhatikan sikap, tindak tanduk, bahasa, cara berbicara, dan cara berpakaian. Kesan pertama yang baik akan mempengaruhi positif pada terjadinya penjualan.
Minat (Interest)
Ditahap ini, penjual harus mengubah perhatian calon pembeli menjadi minat yang semakin kuat. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menciptakan suasana yang nyaman dan meyenangkan, menanamkan kepercayaan kepada caolon pembeli agar dirinya merasa sebagai orang penting, memberikan jalan untuk mempermudah pembeli membuat keputusan serta melakukan pendekatan kepda calon pembeli.
Keinginan (Desire)
Perlu diketahui, kebiasaan calon pembeli dalam mengambil keputusan tidak sama. Hal yang dapat mempengaruhinya, diantaranya faktor pendapatan, jenis kelamin, pendidikan, status sosial, dsb. Untuk itu, pada tahap ini penjual harus bisa meyakinkan kepada pembeli dengan menjelaskan ke untungan yang akan didapat calon pembeli apabila calon pembeli membeli produk yang ditawarkan serta kerugian jika tidak membeli produk tersebut.
Tindakan (Action)
Pada tahap ini, penjual harus meyakinkan kepada pembeli bahwa keputusan untuk membeli produk yang ditawarkan adalah keputusan yang tepat.
Kepuasan (Satisfaction)
Pada tahap ini, penjual harus memastikan bahwa kualitas produk yang ditawarkan sesuai dengan apa yang dijelaskan. Harga yang ditetapkan pun harga yang pantas, sehingga pembeli merasa puas dan selanjutnya menjadi langganan. Untuk itu seorang penjual yang baik adalah penjual yang mampu dan mau mengarahkan, membimbing, dan memberi petunjuk tentang kegunaan maupun efek samping dari produk yang ditawarkan.


Kamis, 29 September 2016

Tugas KWH ke 2

PERKEMBANGAN USAHA KECIL DALAM ERA GLOBAL

Menghadapi persaingan bebas, usaha menengah dinilai jauh lebih siap dilihat dari segi kemampuan SDM, skala usaha dan kemampuannya untuk melakukan inovasi dan akses pasar. Dalam perjalanannya pembinaan terhadap UKM, lebih condong kepada pembinaan pengusaha kecil, sementara pembinaan terhadap usaha menengah seolah-olah terlupakan. Kebijakan pengembangan usaha bagi usaha menengah belum bersandar pada satu peraturan pemerintah sebagai payung kebijakan, dan dalam aras pengembangan usaha, masih terdapat grey area dalam pengembangan usaha menengah
Salah satu strategi untuk mendorong kinerja dan peran UKM dalam pasar bebas serta mengatasi kesenjangan yang terjadi, adalah dengan menumbuhkan usaha menengah yang kuat dalam membangun struktur industri. Strategi pengembangan usaha menengah ini praktis banyak dilupakan sejalan dengan kurang diperhatikannya entitas dan posisi usaha menengah dalam pertumbuhan ekonomi maupun dalam kebijakan pengembangan UKM.
Sekalipun peran usaha menengah lebih rendah dibandingkan dengan usaha kecil. Namun dengan memperhatikan posisi strategis dan keunggulan yang dimilikinya, Usaha menengah layak untuk didorong sebagai motor pengembangan UKM dalam persaingan bebas. Hal ini karena potensi teknologi dan sumberdaya manusianya jauh lebih tinggi dari pada usaha kecil.
Lebih jauh penulis mengungkapkan bahwa dengan terjadinya pergeseran tatanan ekonomi dunia pada persaingan bebas, dapat dikatakan bahwa UKM menghadapi situasi yang bersifat double squeze yaitu situasi yang  datang dari sisi internal berupa ketertinggalan produktivitas,
efisiensi dan inovasi; dan situasi yang datang dari eksternal pressure. Dengan adanya dua fenomena di atas yang perlu diperhatikan adalah masalah ketimpangan struktur usaha dan kesenjangan usaha besar dengan usaha kecil dan menengah.
Dalam era perdagangan bebas, dimana siklus produk relatif pendek dan sangat ditentukan oleh selera konsumen, mengharuskan setiap pelaku bisnis memiliki akses yang cukup terhadap pasar dan kemampuan inovasi produk, guna meningkatkan daya saingnya. Justru hal inilah yang merupakan titik lemah yang dimiliki oleh UKM pada umumnya. Disisi lain UKM memegang peran penting dalarn perekonomian Indonesia baik ditinjau dari segi jumlah usaha maupun dalam penciptaan lapangan kerja. Dalam hal ekspor, UKM memiliki potensi untuk meningkatkan penerimaan ekspor. Hanya saja potensi ini belum dimanfaatkan dengan optimal. Hanya UKM yang bergerak di sektor industri tertentu saja yang sudah melakukan ekspor.
Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia UKM selalu digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peranan yang penting, karena sebagian besar jumlah penduduknya berpendidikan rendah dan hidup dalam kegiatan usaha kecil baik disektor tradisional maupun modern. Peranan usaha kecil tersebut menjadi bagian yang diutamakan dalam setiap perencanaan tahapan pembangunan yang dikelola oleh dua departemen. 1. Departemen Perindustrian dan Perdagangan; 2. Departemen Koperasi dan UKM, namun demikian usaha pengembangan yang telah dilaksanakan masih belum memuaskan hasilnya, karena pada kenyataannya kemajuan UKM sangat kecil dibandingkan dengan kemajuan yang sudah dicapai usaha besar. Pelaksanaan kebijaksanaan UKM oleh pemerintah selama Orde Baru, sedikit saja yang dilaksanakan, lebih banyak hanya merupakan semboyan saja, sehingga hasilnya sangat tidak memuaskan. Pemerintah lebih berpihak pada pengusaha besar hampir disemua sektor, antara lain : perdagangan, perbankan, kehutanan, pertanian dan industri.
Dalam menghadapi persaingan di Zaman Era Globalisasi yang sedang bergulir tahun 2014, UKM  Republik Indonesia dituntut untuk melakukan restrukturisasi dan reorganisasi dengan tujuan untuk memenuhi permintaan konsumen yang makin spesifik, berubah dengan cepat, produk berkualitas tinggi, dan harga yang murah . Salah satu upaya yang dapat dilakukan UKM adalah melalui hubungan kerjasama dengan Usaha Besar. Kesadaran akan kerjasama ini telah melahirkan konsep supply chain management (SCM) pada tahun 1990-an. Supply chain pada dasarnya merupakan jaringan perusahaan-perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Pentingnya persahabatan, kesetiaan, dan rasa saling percaya antara industri yang satu dengan lainnya untuk menciptakan ruang pasar tanpa pesaing, yang kemudian memunculkan konsep blue ocean strategy.


Kamis, 22 September 2016

Tugas Kewirausahaan 1

Hasil gambar untuk gambar ayam bakar suharti

    AYAM GORENG NY. SUHARTI

Ayam Goreng Ny. Suharti pertama kali muncul sejak tahun 1962 di Yogyakarta .
Pada awalnya Ny. Suharti beserta suami menjual ayam gorengnya berkeliling dari rumah kerumah di sekitar Yogyakarta . Setelah penjualannya meningkat , muncul keinginan untuk memperbesar usahanya dengan mendirikan rumah makan . Maka didirikanlah rumah makan dengan nama Rumah Makan Ayam Goreng Mbok Berek Baru pada tahun 1969 di Yogyakarta. Dinamakan Mbok Berek Baru karena Ny. Suharti masih keturunan ketiga Mbok Berek yang juga merupakan pengusaha Ayam Goreng .
Setelah beberapa tahun dirasakan . Perkembangan Ayam Goreng Mbok Berek Baru cukup baik . Maka, Ny. Suharti memutuskan untuk merubah nama rumah makannya dengan nama “Rumah Makan Ayam Goreng Ny.Suharti” pada tahun 1972 dengan pusat di JL.Sucipto No.208 Yogyakarta .

Perkembangan Rumah Makan Ayam Goreng Ny.Suharti ternyata sangat pesat. Terbukti dengan didirikannya beberapa cabang di beberapa kota besar di Indonesia , seperti :  Jakarta , Bandung , Semarang , Surabaya , Pekan Baru , Medan dan Lampung .

Ini merupakan perusahaan perorangan yang di bangun berdasarkan prinsip kekeluargaan. Konsep kekeluargaan diterapkan pada Pimpinan dan Karyawan . Dimana setiap karyawan dituntun untuk menciptakan hubungan yang harmonis, perasaan saling memiliki serta tanggung jawab bersama . Konsep inilah yang menjadi rumah makan Ayam Goreng Ny.Suharti terlihat lebih unik dan mendapat preferensi khusus dari konsumennya.

Kiat-kiat sukses :
1.      Jangan pernah ada kata menyerah dalam melakukan suatu usaha dan yakinlah bahwa usaha kita akan berhasil.
2     Dalam mendrikan suatu perusahaan kita harus menerapkan konsep kekeluargaan agar karyawan merasa nyaman.

n
n






Jumat, 01 Juli 2016

BUILDING WEB WITH JOOMLA ( tugas pengantar aplikasi kom C )


Web seperti detik.com, kompas.com dan astaga.com merupakan contoh dari web yang berbasis content (isi). Isi web tersebut dapat berupa berita, informasi, artikel, opini, dan lain-lain. Web yang berbasis isi biasa menggunakan aplikasi web yang bernama CMS atau Content Management System.
Dengan menggunakan CMS pengelola web tidak perlu melakukan upload file setiap ada penambahan atau perubahaan isi web. Mereka cukup menjalankan aplikasi web mereka untuk melakukan penambahan atau perubahan.
Joomla yang dibahas di sini merupakan salah satu aplikasi opensource CMS berbasis web yang paling mudah digunakan. Dengan menggunakan Joomla kita bisa membuat web site yang berbasis isi seperti detik.com dan kompas.com.

Pengertian Joomla

Joomla adalah Contant management system (CMS) open source yang bebas ditulis dengan bahasa pemograman php dan data base MySQL baik untuk internet maupun intranet Joomla menyertakan banyak fitur untuk meningkatkan kinerja termasuk page caching , web indexing , RSS freed , halaman untuk dicetak , web side searching dan dukungan Internasionalisasi.
Nama Joomla berasal dari sebutan phonetic sebuah kata bahasa Swahili “Jomla”dengan arti kebersamaan.

Apa itu Open Source?

Anda mungkin bertanya apa itu open source seperti yang tertera di judul artikel ini. Opensource merupakan istilah dunia komputer yang berarti kode sumber aplikasi dapat diakses, dilihat dan dimodifikasi oleh umum sesuai dengan aturan yang ditentukan.
Opensource tidak selalu berarti gratis. Ada kala Anda perlu membayar untuk dapat tetap menggunakan aplikasi opensource jika Anda telah mencapai suatu titik yang telah disetujui dalam aturan yang telah ditentukan. Untuk menggunakan Joomla Anda tidak perlu membayar sepeser pun. Joomla gratis!

Prinsip Dasar Joomla

Secara garis besar dan gamblang, Joomla! terdiri dari 3 elemen dasar, yaitu server web (webserver), skrip PHP dan basisdataMySQL. Server web diasumsikan terhubung dengan Internet/Intranet yang berfungsi sebagai penyedia layanan situs. Skrip PHP terdiri dari kode program dalam bahasa PHP dan basisdata merupakan tempat penyimpanan konten. Joomla menggunakanApache sebagai server web dan MySQL untuk basisdatanya.
Pertamakali, pengguna meminta akses terhadap halaman Joomla dengan mengeksekusi URL pada browser web yang kemudian terhubung dengan server web. Permintaan ini yang dalam istilah teknis lebih dikenal dengan query string selain terdapat URL juga mengandung parameter konten (section, category, ID article dan lain-lain). Berdasarkan parameter tersebut, sistem skrip Joomla melakukan kontak dengan basisdata dan mengambil konten yang dimaksud berdasarkan parameternya. Terakhir, konten dan templat (template) digabung bersama dan kembali sebagai halaman html, gambar, css dan javascript.
Paket Joomla! terdiri dari beberapa bagian yang terpisah dan termodul yang sangat fleksibel, dapat dengan mudah dikembangkan dan diintegrasikan. Sebagai contoh "plugins" WikiBot yang memperbolehkan penulis di Joomla menggunakan "Wikitags" pada bagian artikel yang fungsinya secara otomatis membuat pranala dinamis ke artikel Wikipedia pada saat ditampilkan. Ada lebih tersedia 1,700 "plugins" yang secara resmi didelegasikan oleh Open Source Matters tersedia di http://extensions.joomla.org/ dan saat ini secara resmi dipindahkan ke http://joomlacode.org dengan dukungan server yang lebih lengkap.

Riwayat Joomla

 

JOOMLA muncul berawal dari "Konflik Internal" di dalam kepengurusan pengembangan inti Mambo Open Source tahun 2005. Pihak pendiri (Founder) Mambo ingin membentuk sebuah institusi yang bernama Mambo Foundation. Hal itu ditentang keras oleh pengembang pihak ketiga (3rd developer), karena dikhawatirkan suatu saat Mambo akan dikomersilkan padahal tujuan awal lahirnya mambo bersifat open source yang bersifat gratis. Sehingga akhirnya pada bulan Agustus 2005, sebagian pihak pengembang inti Mambo keluar dari kepengurusan inti Mambo. Dan pada perkembangan selanjutnya para pengembang tersebut bergabung dan membuat sebuah CMS bernama JOOMLA OPEN SOURCE yang dikenal dengan JOOMLA pada tgl 16 September 2005. JOOMLA yang diluncurkan pada tgl 16 September 2005 adalah Joomla versi awal yaitu 1.0.0 yang merupakan versi alias dari Mambo 4.5.2.3 yang dikembangkan oleh "Pengembang Inti Mambo hingga Agustus 2005" yang hengkang dari Mambo.

Pemimpin Tim saat itu Andrew Eddie yang dikenal dengan sebutan "MasterChief" menulis surat terbuka di komunitas dan diumumkan di forum mamboserver.com. Tim pengembang kemudian membuat situs OpenSourceMatters untuk mendistrubusikan informasi ke pengguna, pengembang, desainer web dan komunitas lain pada umumnya.
Perkembangan Joomla berawal dari Joomla 1.0.0 sampai dengan tahap yang luar biasa yaitu Joomla 1.0.15. Namun seiring dengan perkembangan versi Joomla 1.0.x ini, sekitar tahun 2007 telah dimulai pengembangan Joomla 1.5.x yang memiliki beberapa persamaan dan perbedaan yang cukup signifikan. Saat ini Joomla 1.5.x telah mencapai pada tahap Joomla 1.5.20. Untuk versi Joomla 1.6 sudah pada tahap versi beta dan dapat diunduh di www.joomla.org. Semakin baru versi Joomla memiliki penyempurnaan dari versi-versi sebelumnya.
Masing-masing punya daya tarik tersendiri, Joomla 1.5.9 menawarkan nuansa baru dan lebih modern termasuk dalam systemnya. Sedangkan Joomla 1.0.15 lebih stabil dan terdukung oleh banyak aplikasi dan developer.

Kronologis Joomla

·         Pada tahun 2000, Rice Studio, formerly Miro,adalah yang pertama membangun Souce SMS yang diberi nama "Mambo". Setahun kemudian mambo melisensikannya menjadi 2 lisensi, dengan salah satunya Open Saurce yang lebih dikenal sebagai "Mambo Site Server".
·         Di tahun 2002 "Mambo Site Server" diberi nama ulang "Mambo Open Source" hak cipta ini dipublikasikan ke Open Source Community pada tahun 2003.
·         Tahun 2005 Versi komersial Mambo di beri nama ulang "Jango" Rice Studio, Formerly Miro suatu perusahaan Non –Profit tetap sebagai Pendirinya.
·         Tidak lama kemudian, group utama dari para developer, mempublikasikan Mambo Open Source kepada public bahwa mereka berkeinginan menyerakannya kepada yang berminat. Sebuah Group Organisasi NonProfit yang bernama Open Source Matters mengambil alih project tersebut.
·         Kemudian “Open Source Metter” membuat project yang kita kenal dengan Joomla 100% projek open source GPL. Joomla pertama tentunya di rilis dengan verysi Joomla 1.0 yang masih ada Open Source dari Mambo.
·         Setelah lama di kembangkan akhirnya dirilis persi terbaru yaitu joomla 1.5 pada pertengahan tahun 2007. Joomla 1.5 berhasil tampil beda dengan versi sebelumnya dan terlepas dari Mambo, tapi masih kompatibel dengan Mambo. Joomla memperkenalkan MVC (Model View Controller) designnya yang ada di dalam component pada para developer pihak lain,. Dengan perubahan ini para developer bisa mengembangkannya untuk joomla lebih Powerfull.