Web seperti detik.com, kompas.com dan astaga.com merupakan contoh dari web yang berbasis content (isi). Isi web tersebut dapat berupa berita, informasi, artikel, opini, dan lain-lain. Web yang berbasis isi biasa menggunakan aplikasi web yang bernama CMS atau Content Management System.
Dengan menggunakan CMS pengelola web tidak perlu melakukan upload file setiap ada penambahan atau perubahaan isi web. Mereka cukup menjalankan aplikasi web mereka untuk melakukan penambahan atau perubahan.
Joomla yang dibahas di sini merupakan salah satu aplikasi opensource CMS berbasis web yang paling mudah digunakan. Dengan menggunakan Joomla kita bisa membuat web site yang berbasis isi seperti detik.com dan kompas.com.
Pengertian Joomla
Joomla adalah Contant management system (CMS) open source yang bebas ditulis dengan bahasa pemograman php dan data base MySQL baik untuk internet maupun intranet Joomla menyertakan banyak fitur untuk meningkatkan kinerja termasuk page caching , web indexing , RSS freed , halaman untuk dicetak , web side searching dan dukungan Internasionalisasi.
Nama Joomla berasal dari sebutan phonetic sebuah kata bahasa Swahili “Jomla”dengan arti kebersamaan.
Apa itu Open Source?
Anda mungkin bertanya apa itu open source seperti yang tertera di judul artikel ini. Opensource merupakan istilah dunia komputer yang berarti kode sumber aplikasi dapat diakses, dilihat dan dimodifikasi oleh umum sesuai dengan aturan yang ditentukan.
Opensource tidak selalu berarti gratis. Ada kala Anda perlu membayar untuk dapat tetap menggunakan aplikasi opensource jika Anda telah mencapai suatu titik yang telah disetujui dalam aturan yang telah ditentukan. Untuk menggunakan Joomla Anda tidak perlu membayar sepeser pun. Joomla gratis!
Prinsip Dasar Joomla
Secara garis besar dan gamblang, Joomla! terdiri dari 3 elemen dasar, yaitu server web (webserver), skrip PHP dan basisdataMySQL. Server web diasumsikan terhubung dengan Internet/Intranet yang berfungsi sebagai penyedia layanan situs. Skrip PHP terdiri dari kode program dalam bahasa PHP dan basisdata merupakan tempat penyimpanan konten. Joomla menggunakanApache sebagai server web dan MySQL untuk basisdatanya.
Pertamakali, pengguna meminta akses terhadap halaman Joomla dengan mengeksekusi URL pada browser web yang kemudian terhubung dengan server web. Permintaan ini yang dalam istilah teknis lebih dikenal dengan query string selain terdapat URL juga mengandung parameter konten (section, category, ID article dan lain-lain). Berdasarkan parameter tersebut, sistem skrip Joomla melakukan kontak dengan basisdata dan mengambil konten yang dimaksud berdasarkan parameternya. Terakhir, konten dan templat (template) digabung bersama dan kembali sebagai halaman html, gambar, css dan javascript.
Paket Joomla! terdiri dari beberapa bagian yang terpisah dan termodul yang sangat fleksibel, dapat dengan mudah dikembangkan dan diintegrasikan. Sebagai contoh "plugins" WikiBot yang memperbolehkan penulis di Joomla menggunakan "Wikitags" pada bagian artikel yang fungsinya secara otomatis membuat pranala dinamis ke artikel Wikipedia pada saat ditampilkan. Ada lebih tersedia 1,700 "plugins" yang secara resmi didelegasikan oleh Open Source Matters tersedia di http://extensions.joomla.org/ dan saat ini secara resmi dipindahkan ke http://joomlacode.org dengan dukungan server yang lebih lengkap.
Riwayat Joomla
JOOMLA muncul berawal dari "Konflik Internal" di dalam kepengurusan pengembangan inti Mambo Open Source tahun 2005. Pihak pendiri (Founder) Mambo ingin membentuk sebuah institusi yang bernama Mambo Foundation. Hal itu ditentang keras oleh pengembang pihak ketiga (3rd developer), karena dikhawatirkan suatu saat Mambo akan dikomersilkan padahal tujuan awal lahirnya mambo bersifat open source yang bersifat gratis. Sehingga akhirnya pada bulan Agustus 2005, sebagian pihak pengembang inti Mambo keluar dari kepengurusan inti Mambo. Dan pada perkembangan selanjutnya para pengembang tersebut bergabung dan membuat sebuah CMS bernama JOOMLA OPEN SOURCE yang dikenal dengan JOOMLA pada tgl 16 September 2005. JOOMLA yang diluncurkan pada tgl 16 September 2005 adalah Joomla versi awal yaitu 1.0.0 yang merupakan versi alias dari Mambo 4.5.2.3 yang dikembangkan oleh "Pengembang Inti Mambo hingga Agustus 2005" yang hengkang dari Mambo.
Pemimpin Tim saat itu Andrew Eddie yang dikenal dengan sebutan "MasterChief" menulis surat terbuka di komunitas dan diumumkan di forum mamboserver.com. Tim pengembang kemudian membuat situs OpenSourceMatters untuk mendistrubusikan informasi ke pengguna, pengembang, desainer web dan komunitas lain pada umumnya.
Perkembangan Joomla berawal dari Joomla 1.0.0 sampai dengan tahap yang luar biasa yaitu Joomla 1.0.15. Namun seiring dengan perkembangan versi Joomla 1.0.x ini, sekitar tahun 2007 telah dimulai pengembangan Joomla 1.5.x yang memiliki beberapa persamaan dan perbedaan yang cukup signifikan. Saat ini Joomla 1.5.x telah mencapai pada tahap Joomla 1.5.20. Untuk versi Joomla 1.6 sudah pada tahap versi beta dan dapat diunduh di www.joomla.org. Semakin baru versi Joomla memiliki penyempurnaan dari versi-versi sebelumnya.
Masing-masing punya daya tarik tersendiri, Joomla 1.5.9 menawarkan nuansa baru dan lebih modern termasuk dalam systemnya. Sedangkan Joomla 1.0.15 lebih stabil dan terdukung oleh banyak aplikasi dan developer.
Kronologis Joomla
· Pada tahun 2000, Rice Studio, formerly Miro,adalah yang pertama membangun Souce SMS yang diberi nama "Mambo". Setahun kemudian mambo melisensikannya menjadi 2 lisensi, dengan salah satunya Open Saurce yang lebih dikenal sebagai "Mambo Site Server".
· Di tahun 2002 "Mambo Site Server" diberi nama ulang "Mambo Open Source" hak cipta ini dipublikasikan ke Open Source Community pada tahun 2003.
· Tahun 2005 Versi komersial Mambo di beri nama ulang "Jango" Rice Studio, Formerly Miro suatu perusahaan Non –Profit tetap sebagai Pendirinya.
· Tidak lama kemudian, group utama dari para developer, mempublikasikan Mambo Open Source kepada public bahwa mereka berkeinginan menyerakannya kepada yang berminat. Sebuah Group Organisasi NonProfit yang bernama Open Source Matters mengambil alih project tersebut.
· Kemudian “Open Source Metter†membuat project yang kita kenal dengan Joomla 100% projek open source GPL. Joomla pertama tentunya di rilis dengan verysi Joomla 1.0 yang masih ada Open Source dari Mambo.
· Setelah lama di kembangkan akhirnya dirilis persi terbaru yaitu joomla 1.5 pada pertengahan tahun 2007. Joomla 1.5 berhasil tampil beda dengan versi sebelumnya dan terlepas dari Mambo, tapi masih kompatibel dengan Mambo. Joomla memperkenalkan MVC (Model View Controller) designnya yang ada di dalam component pada para developer pihak lain,. Dengan perubahan ini para developer bisa mengembangkannya untuk joomla lebih Powerfull.